Woni, si plastik pembungkus snack, sedih sekali. Seorang anak baru saja membuangnya begitu saja di jalan. Padahal, sampah-sampah yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan banjir, lho. Bagaimana hal…
Setelah tidak terpaki, Dapi, si daun pisang, akan menjadi sampah. Itulah yang membuatnya sedih. Sebab, sampah selalu membuat kotor dan tidak berguna, begitu pikirnya. Namun, hari ini terasa berbeda…
Huh! Lagi-lagi Botik, si botol plastik, dibuat kesal. Setelah isinya habis, seseorang melemparkannya begitu saja ke pantai. Botik terbawa ombak dan sampai di lautan. Botik pun menjadi sampah yang m…
Hah?! Liontin Bunda yang kemarin aku mainkan hilang? Aku harus bagaimana? Pasti Bunda marah besar kalau aku berkata yang sesungguhnya. Haruskah aku berbohong? Mana yang harus aku pilih? Jujur atau …
Jadi juara kelas memang menyenangkan. Namun,bagaimana harusnya aku bersikap? Bolehkah jika aku sombong dan bangga dengan prestasiku? Atau sebaiknya aku tetap rendah hati? Pilih rendah hati atau som…
Dio suka berpura-pura berpidato di depan cermin atau di depan adiknya. Saat di sekolah ada lomba pidato, Dio tidak ingin melewatkannya. Namun, Dio jadi ragu, dapatkah ia mengatasi rasa malu dan gug…
Zulfa terpilih sebagai petugas pengibar bendera di tingkat kecamatan. Namun, Zulfa justru khawatir. Ia takut kalau gerakannya salah. Ia juga khawatir tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik. Apa…
Rania ditunjuk membawakan peran utama dalam drama sekolah. Rania jadi ragu dan khawatir. Ia takut tidak bisa membawakan perannya dengan baik. Ia pun takut lupa dialog. Apa yang dilakukan Rania agar…
Aro sangat terganggu dengan kehadiran keluarga besarnya. Menurutnya, lebih nyaman tinggal sendiri meskipun sepi. Suatu hari, ada kejadian yang membuatnya bersyukur memiliki keluarga besar di dekatn…
Umama, Si Kelomang, bosan dengan rumah cangkangnya. Ia ingin mencari rumah baru yang berbeda. Ia pun mendatangi teman-temannya. Ia ingin memiliki rumah seperti mereka. Apakah Umama berhasil mendapa…