Dadan, si kertas undangan, tidak mau dibuang begitu saja setelah selesai dibaca. Dia ingin berguna lagi bagi manusia. Aha! Ibu Bian ternyata punya ide untuk memanfaatkan Dadan lagi. Berkat ide Ibu,…
Dodot, si sedotan plastik, ingin segera bertugas. Tapi, banyak teman Dodot di warung yang dibuang begitu saja setelah digunakan. Untunglah ada Dimas, si pelanggan baru. Dimas tidak membuang Dodot s…
Duh, kertas-kertas gambar milik Riska begitu berantakan. Untunglah, ada Kelip, si penjepit kertas. Bersama Riska, Kelip melakukan tugasnya merapikan kertas-kertas yang berserakan. Selesai Kelip men…
Ups! Kanju, si kancing baju, lepas dari baju seragam Nafis. Dia jatuh dan menggelinding ke bawah lemari. Tanpa Kanju, baju seragam nafis tampak tidak rapi. Nafis pun berusaha mencari-cari Kanju. Da…
Sanci, si suvenir gantungan kunci, sangat senang. Ia bertemu dengan pemiliknya yang baru. Namanya Mia. Itu artinya, Sanci akan memulai petualangan baru bersama Mia. Namun, dugaan Sanci salah. Mia s…
Lili sering membawa Reret, si karet gelang, pergi ke aman saja. Reret dan teman-teman sangat bermanfaat bagi Lili. Reret pun senang karena dirinya selalu dapat berguna. Namun, akhir-akhir ini Lili …